My Weblog

Just another WordPress.com weblog

How To Start A Business

Define your business goals clearly so that others can see them as you do.” George F Burns

1. Start With A Dream
Awali semuanya dengan mimpi-mimpi yang bisa direalisasikan. Yakini bahwa apa yang dimimpikan PASTI akan diraih dan sesuai dengan harapan. Laksanakan dan segera adakan pengevaluasian untuk menemukan formula terbaik (Perbaikan).

“It is said that a man’s life can be measured by the dreams he fulfills”. Roarke Fantasy Island

2. Love The Products Or Services
Cintai seikhlas dan setulus mungkin produk/service yang ditawarkan. Tanpa adanya rasa cinta maka motivasi dan semangat untuk mencapainya tidaklah akan bisa optimal. Dengan adanya cinta maka apapun yang dikerjakan, bukan lagi sebagai beban tetapi adalah kesenangan/enjoy. “The Grand essentials of happiness are: something to do, something to love, and something to hope for”. Allan K Chalmers

3. Learn The Basics of Business
Dasar-dasar bisnis harus diketahui dengan pasti dan detail agar segala hal yang berhubungan dengan kerugian, bisa diantisipasi lebih awal. Yang kurang diperbaiki sedangkan yang lebih dipertahankan dan jika dimungkinkan, tingkatkan kwalitasnya. “Never tell people how to do things. Tell them what to do and they will surprise you with their ingenuity.” George S Patton, American Military Leader

4. Willing to Take the Risks
No Risk No Gain. Pekerjaan apapun, pasti ada resikonya. Resiko ini APAKAH akan semakin besar atau tidak, sangatlah ditentukan oleh diri kita. Jika segala pekerjaan diawali dengan profesional serta diiringi oleh kemawasan diri, kewaspadaan dan kehati – hatian maka segala resiko akan bisa diminimalkan atau disirnakan. Jadi, apapun risiko yang mungkin timbul, haruslah dihadapi dan disikapi secara professional serta jangan lari dari kenyataan. “This nation was built by men who took risks – pioneers who were not afraid of the wilderness, business men who were not afraid of failure, scientists who were not afraid of the truth, thinkers who were not afraid of progress, dreamers who were not afraid of action.” Brooks Atkinson

5. Seek Advice, But Follow Your Belief
Temukan nasehat dari siapapun juga tetapi keputusan final tetap berada ditangan anda. Baik bagi orang lain, belum tentu baik pula bagi diri kita dan demikian pula sebaliknya. Inti akhir adalah buatlah keputusan yang menyenangkan dan menguntungkan diri sendiri. “I have found the best way to give advice to your children is to find out what they want and then advise them to do it.” Harry S Truman

6. Work Hard, 7 Day A Week,18 Hours A Day
Umumnya, orang-orang yang sukses adalah pekerja keras yang pantang menyerah dan penuh dengan semangat. Jika dimungkinkan, dalam kondisi tidurpun selalu berpikir untuk mendapatkan yang terbaik (untuk keesokan harinya). Melalui kerja keras akan didapatkan ber-aneka pengalaman dan yang bermanfaat segera dikembangkan.

7. Make Friends as Much as Possible
Dengan dimilikinya teman yang sebanyak mungkin maka semua peluang dan kesempatan timbul akan bisa didapatkan (melalui informasi yang diterima). Peluang dan kesempatan adalah cikal bakal dari timbulnya jalan kesuksesan. “Friendship’s much more important to me [now] than what I thought success was.” STING, 1990

8. Deal With Failures
Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda dan jangan sampai terpengaruh atau down. Seyogianya, melalui kegagalam akan timbul kiat-kiat terefektif atau formula terbaik untuk menghadapi keesokan harinya. Tanpa mencoba dan gagal, seseorang tidak akan tahu jalur APA yang seharusnya diperbuat agar tidak gagal atau meraih keberhasilan. “Develop success from failures. Discouragement and failure are two of the surest stepping stones to success.” Dale Carnegie

9. Just do it, now !
Inti dari segalanya adalah lakukan sekarang juga dan jangan menunda-nunda keesokan harinya untuk apa yang bisa dikerjakan di hari ini. Selamat mencoba dan semoga sukses selalu. Ingat, semua kesuksesan dan kegagalan ANDA lah penentunya.

Oleh: Peter Lim, MBA

Copas dari : http://beranigagal.blogspot.com/

2 responses to “How To Start A Business

  1. half god January 15, 2009 at 4:24 pm

    kalau bekerja 18 jam sehari 7 hari semunggu, waktu buat keluarga dan temannya gimana mbak? kan kerja 18 jam, tidur 6 jam udah 24 jam…hihihi..

  2. admin January 16, 2009 at 12:17 am

    @half god
    Mungkin pengertiannya seperti ini (koreksi jika saya salah)
    di katakan diatas :
    ” Jika dimungkinkan, dalam kondisi tidurpun selalu berpikir untuk mendapatkan yang terbaik (untuk keesokan harinya)”

    berpikir itu pun juga mungkin di artikan bekerja, walaupun tanpa aktivitas badan, tetapi otak yg beraktifitas, yaitu berpikir😀.

    Waktu berlibur kita juga mungkin sempat berpikir ttg bisnis kita ataupun peluang2 bisnis, dan itu termasuk bekerja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: